Empon si kucing melahirkan lima anak kucing

Empon-empon kembali melahirkan dan kali ini anaknya hidup semua! Padahal pas melahirkan pertama kali, anaknya hanya hidup seekor saja, si Pipit. Sekarang, dengan diet ketat dan makanan yang bergizi, semua anak kucing berhasil hidup semua.

Cerita kucing melahirkan kedua kalinya

Sepertinya tidak lama setelah melahirkan Pipit, Pipit lahir di tanggal 12 Januari, Empon si kucing hamil lagi dan di tanggal 10 Mei, lahirlah 5 anak kucing yang sehat-sehat, walaupun tidak segembil waktu Pipit dilahirkan, tapi ke-5 anak kucing ini hidup semua.

Awalnya saya mau mendokumentasikan kucing melahirkan, lumayan jadi konten edukasi di Youtube saya, tapi saya tidak tega melihatnya, saya selalu mengelus-elus kepala Empon, karena melihatnya kesakitan dan terlihat terengah-engah dengan lidah menjulur, seperti kepanasan dan berusaha keras mengatasi rasa sakit melahirkan. Setelah Empon menunjukkan tanda-tanda kucing melahirkan, langsung saya siapin kardus, kardus tempat Pipit dilahirkan dulu, lalu dialasi lampin khusus hewan, plastik dan kaos bekas. Kaos bekas kan biasanya sudah bolong dan bahannya sudah tepok alias rapuh, jadi adem kalau dipakai alas.

  1. Kali ini kucingnya mengeong dan mengajak saya dan keluarga nungguin dia melahirkan.
  2. Setelah gonta-ganti posisi dan berusaha mau keluar kardus, akhirnya Empon mau juga tiduran untuk melahirkan.
  3. Mulai terengah-engah dan menjulurkan lidahnya. Kayaknya air matanya juga keluar. Saya dan anak saya mengelus-elus terus kepalanya.
  4. Lalu kucing saya mulai mengejan dan lahirlah anak kucing pertama dan agak lama baru keluar ari-arinya. Anehnya, Empon tidak memakan ari-ari anaknya, yang pas pertama melahirkan juga begitu. Dia hanya menjilati selaput yang menutupi anaknya.
  5. Jeda lahirnya anak kucing pertama dan seterusnya tidak terlalu lama. Kasihan juga, tidak jeda terlalu lama, karena terus lahir berurutan.
  6. Setelah semua anak kucing lahir dan semuanya dijilat oleh Empon, tetap saja dia tidak mau makan ari-arinya, jadi saya singkirkan ari-arinya. Lalu saya ganti seluruh alas bekas melahirkan karena banyak darahnya, dengan alas baru dan kaos bekas baru.
  7. Setelah memastikan alasnya hangat, saya atur anak-anak kucing Empon agar bisa menyusu langsung, takutnya ada yang enggak dapet susunya. Entah air susu Empon sudah keluar atau belum, tapi semua anak kucingnya menyusu dengan semangat.

Nama anak kucing Empon:

  • Yang mayoritas hitam tapi ada sedikit bercak coklat dan kaos kaki putih diujung kaki, namanya Cincau.
  • Yang 3 warna, mirip Pipit, namanya Lala.
  • Yang hitam, perut putih, buntut pendek melengkung, namanya Kuro.
  • Kembaran Kuro, tapi lebih besar dan ekornya lebih panjang, namanya Boba.
  • Yang orange dan putih, namanya Mad Thobi’i alias Mamad.

Mengapa anak kucing mempunyai warna yang berbeda dari induknya?

Pipit memiliki warna yang beda dengan Empon, begitu juga dengan kelima anak kucing Empon, semua warnanya berbeda dengan induknya. Walaupun Pipit itu punya 3 warna alias calico, dan anaknya yang baru juga ada yang calico, tetap saja polanya beda. Empon, seperti kucing betina lainnya, memiliki pasangan kawin yang lebih dari satu, kemarin itu ada satu kucing hitam dan satu kucing orange yang nyamperin, berarti dua kucing itu jadi pasangan kawin Empon. Oh iya, kucing jantan suka cek pasangannya kalau sudah melahirkan, alias menjenguk pasangannya. Lucu kan?

Apakah anak kucing yang sudah agak besar mau melihat bayi kucing yang baru lahir?

Tidak. Pipit malah ketakutan saat induknya, Empon mau melahirkan dan dalam proses melahirkan. Pipit ngumpet di gudang sambil masih ngintip-ngintip, apa yang kita lakukan. Bahkan setelah lebih dari 2 minggu, dia masih tidak mau melihat ‘adik-adiknya’. Pandangan Pipit selalu terlihat tidak suka kalau melihat kelima bayi kucing di dalam kardus.

Apa reaksi kucing jantan dewasa kalau melihat anak kucing yang lahir bukan dari pasangannya?

Shiro sering saya lihat mengintip dan melihat ke kelima anak kucing dalam kardus. Seperti ingin tahu sekilas saja dan kayaknya dia membaui saja. Awal Shiro ketemu Pipit juga, Shiro tidak terlalu tertarik dan berusaha menghindar, tapi karena Pipit selalu mengajak main dan bercanda alias smack down, mereka jadi akrab sebagai teman bercanda.

Nextnya, rencananya, si Empon, mau disteril. Bagaimana menurut kamu tentang steril kucing? Klik ini untuk tahu artikel tentang kucing kampung bos anabul saya.

Published by Lisda Ikhwantini

Digital Media Specialist and commenter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: