Year in search Indonesia 2020 Google insight for brand

google home lisda

Cari insight 2021 sekarang sudah lumayan banyak beredar. Semua serentak kasih insight, bahkan insight Ramadan 2021 juga sudah keluar, seperti insight dari Google, Facebook, Tiktok, dsb.

Khusus year in search Indonesia 2020 juga sudah bisa didownload langsung dari page think with Google. Cek link ini untuk langsung download insightnya. Saya yang lebih suka insight berbahasa Indonesia, lihat insight-insight dari Google, jadi suka puyeng sendiri, wkwkwk… kapan ya ada Google translate yang interactive untuk setiap bahasa bagi insight dari Google? Hitung-hitung memaksimalkan fungsi Google translate.

1.Individual Matters

Saya pribadi merasa relate dengan insight ini, karena yah memang ini lah yang keyword-keyword yang relate dengan pandemi tahun kemarin, tahun yang dari awal sudah bencana, banjir, ditambah tingkat covid-19 yang terus meningkat sapai tahun ini.

year in search 2020 Indonesia
Source: Think with Google

Wah kalau soal obat maag dan obat Gerd, gak pandemi aja sudah masuk ke search favorit tuh ya, bisa jadi keyword evergreen, long lasting, ditanya sepanjang zaman, apalagi ehm.. buat anak agency ya, rasanya deket banget tu penyakit seperti Gerd ini. Kalau soal kesehatan mental, karena pandemi, banyak yang tiba-tiba kebiasaan menjadi baru dan memang terpaksa harus jadi baru yang bisa membuat hal ini masuk akal terjadi, misalnya, karena kuota atau jaringan wifi harus selalu ada, masker harus selalu dipakai, obat-obatan harus sedia selalu, cuci tangan sesering mungkin, jarang kumpul-kumpul, gak bisa ke mall, travelling ditunda, kerjaan jadi banyak karena wfh, ketakutan lihat grafik penderita covid-19 yang naik terus, dsb.

Butuh empati, kesetaraan gender, yang ditingkatkan dari brand, menurut Google, dan jangan lupa pakai trus tools trends nya Google dan responsive search ads.

2. Higher Purpose

Udah mulai capek bacanya belom? hehe…

Reusable mask banyak dicari juga tahun lalu. Selain lebih murah, masker ini, yang biasanya dari kain, bisa lebih ekonomis dan mengurangi banyaknya sampah medis. Selain itu ada tenaga medis dan produk lokal yang sering dicari warga +62. Kalau soal donasi, Indonesia memang enggak ada matinya, terbukti banyak yang cari related menyumbangkan dan paket sembako. Memang dalam situasi sulit begini, kita tetap harus saling bantu.

Brand disarankan menggunakan cara baru dan memberikan value untuk produk brandnya. Jangan lupa connect dengan local customer dengan menggunakan local inventory ads Google.

3. Whole Selves

Seperti yang saya sebut di nomor 1, pandemi benar-benar mengubah hidup orang secara cepat. Misalnya dengan wfh. Semua keyword yang berkaitan dengan wfh seperti home office dan lagu untuk kerja, meningkat tahun lalu. Selain itu, orang juga tetap ingin lebih produktif dan mulai coba voice search. Selain yang ngantor, yang sekolah, juga terpaksa belajar online terus. Gak heran, keyword seputar sekolah online banyak bertebaran, seperti Google Classroom dan belajar di rumah (home schooling), selain e-learning. Karena pandemi, otomatis mamah-mamah muda dan papa muda jadi bingung, gimana caranya biar anak dan bocilnya enggak bosen dirumah aja, oleh sebab itu keyword kegiatan anak di rumah meningkat tajam.

Google menyarankan untuk lebih mementingkan kebutuhan manusia, misalnya untuk makanan halal, gunakan bahasa lokal, industri tradisional sebagai peluang bisnis baru, menyesuaikan pemasaran produk sesuai kebutuhan konsumen dan ikuti tips dari Google di link ini supaya makin ciamik.

4. Sweet Relief

Komedi mah cocok pisan buat warga +62. Keyword meme memuncak tahun lalu. Karena kebanyakan di rumah, ngubek-ngubek ya kesitu-situ aja, jadi warga banyak yang cari cara nih buat isi waktu, seperti masak di rumah dan bercocok tanam. Keyword cari resep mudah, cara tanam, tanaman rumah menjadi meningkat juga. Btw, tahu kan harga asli Anthurium Jenmani berapa? wkwkwk…

Karena jomblo dan kalau ada pasangan juga terpaksa LDR, dan bosen juga, membuat manusia mencari teman peliharaan, seperti kucing, dan tentu saja cupang! Keyword ikan cupang meningkat pesat tahun lalu.

Buat video yang lebih fun tapi juga penuh makna dan permudah untuk sharing kegembiraan. Google juga mengeluarkan fitur baru seperti hum to search untuk mengecek lagu apa yang kita dendangkan.

5. Future Proofing

Situasi pandemi yang tidak pasti, membuat banyak orang harus pintar-pintar lebih mempersiapkan masa depan. Apalagi angka covid-19 yang tidak kunjung menurun, membuat banyak orang merasa harus mempertajam ilmu finansial. Oleh sebab itu keyword dana darurat menjadi melonjak tahun 2020. Ditambah lagi, resiko penularan kalau ngantri di bank bisa tinggi karena berkumpul dengan banyak orang, online banking dijadikan pilihan, sudah banyak bank yang bisa langsung buka rekening dari ponsel atau website. Semangat memperbaiki diri juga ditunjukkan dengan warga +62 dengan mencari kursus online, apalagi yang gratis, dan daftar usaha untuk menambah pundi-pundi uang di rumah.

Selain hal tadi, banyak keyword yang berhubungan dengan kesehatan juga meningkat pesat sejak pandemi, dari mencuci tangan, menjaga kesehatan, sampai sepeda. Sekarang banyak banget komunitas sepeda menjamur dimana-mana.

Menurut Google, brand dapat menurunkan resiko saat menjual produknya. Google bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif membuat program Gapura Digital Wonderful Indonesia untuk memberdayakan UMKM lokal tahun kemarin. Untuk search ads, gunakan juga fasilitas extension untuk memberikan info tambahan ke target audience.

Wah lumayan ya, habis baca-baca year in search 2020 Indonesia, jadi agak pinter nih, yah walaupun bahasa Inggris ya pdf nya. Hahaha.. Di pdfnya juga ada data untuk vertical trends seperti beauty and personalcare, food beverage, finance, media entertainment, shopping, technology, transport and travel; yang kesemuanya bisa dicek langsung di pdfnya.

Dari data diatas, bisa banget loh dibuat sebagai keyword untuk artikel SEO kamu. Belum terlalu lama periodenya, masih di tahun lalu, dan kayaknya kebanyakan akan bisa tetap dicari orang di tahun ini. Kamu juga bisa lihat beberapa artikel dan tips menarik lainnya, artikel SEO dan artikel Google Analytics di page blog Lisda.

Published by Lisda Ikhwantini

Digital Media Specialist and commenter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: