Bagaimana 404 error page not found bisa memengaruhi SEO? Seberapa parah efeknya?

Sering banget nih ketemu status 404 error page not found. Kalau udah ketemu ini, langsung deh sebel, kok bisa ya, ke index dan udah muncul di Google Search tapi pas di klik, statusnya 404. Sebenarnya apa sih 404 ini?

Mau konsultasi gratis SEO campaign? Atau iklan digital lain? Chat kami segera! >>>

Apa maksud dari 404 not found?

Saat kita menggunakan internet, browser kita berkomunikasi dengan server, lalu server akan merespon apapun rekues dari browser kita, dalam bentuk kode respon. Menurut banyak sumber di internet, 404 adalah salah satu Hypertext Transfer Protocol (HTTP) numeric standard response code, dimana server bisa mengerti rekues browser, tapi tidak bisa menemukan atau meraih apa yang diinginkan browser atau apa yang ingin browser akses. Biasanya, 404 diikuti oleh Not Found, lebih bisa dimengerti oleh user dan biasanya 404 not found ini terjadi kalau URL-nya (Uniform Resource Locator) diganti, disembunyikan atau dihilangkan oleh pemilik website. Jadi 404 ini datang dari website, bukan dari server, karena sebenarnya server mengerti rekues browsernya.

Bagaimana cara mudah memperbaiki 404 not found?

Craig Campbell memberitahu cara untuk mengatasi 404 not found. Di Youtubenya kali ini, dia mengatakan, mudah saja untuk memperbaiki 404 ini dengan cara redirect 301 ke page yang aktif, sehingga browser akan membuka page yang aktif itu, tidak ada lagi 404. Misalnya lisdaikhwantini.com/blogspot status codenya 404 not found, lalu saya gunakan 301 redirect untuk mengalihkan ke page yang aktif yaitu lisdaikhwantini.com/lisda-blog. Di video ini juga dijelaskan cara implementasi 301 redirect di WordPress, harap diingat akun kita haruslah yang business package, jadi kita bisa dapat full feature di WordPress.

Bagaimana caranya untuk implementasi 301 redirect untuk mengatasi 404 not found di WordPress:

  1. Masuk ke admin WordPress.
  2. Pilih Tools, pilih Redirection.
  3. Add new.
  4. Copy paste URL dengan 404 code, dibagian source URL dan new target URLnya dibagian target URL. Misalnya lisdaikhwantini.com/blogspot dibagian source URL, lisdaikhwantini.com/lisda-blog dibagian target URL.
  5. Add Redirect.

Setelah itu, next time Google crawl website kita, atau tools SEO audit crawl website kita, sudah tidak ada lagi 404 error not found lagi.

Pengaruh 404 not found untuk SEO

User akan kecewa nih kalau melihat status 404 dan journey user putus hanya sampai disitu. Kebanyakan akan menutup websitenya langsung setelah lihat 404 not found. Lalu search engine juga merasa hasil index yang lama dari webpagenya sudah tidak relevan lagi untuk user dan mungkin mengganti posisi tersebut dengan URL yang lebih relevan dan tidak 404. Jadi, dari sisi user experience dan dari sisi search engine, 404 error not found ini memang harus diperbaiki.

Dari sisi backlink atau link dari website lain yang masuk ke page 404 tersebut juga tidak akan dihitung. Sehingga authority page tersebut berkurang. Kalau authority dari website lain berkurang, ranking pun akan pelan-pelan menurun, dst.

Nah, sekarang kamu sudah tahu kan tentang 404 error not found ini? Walau 404 not found tidak secara langsung menyakiti SEO, tapi pasti secara user journey, akan terputus. Cek website kamu dengan best free SEO tools sekarang, untuk cek 4xx status code yang bisa segera kamu perbaiki. Kamu juga bisa lihat beberapa artikel dan tips menarik lainnya, artikel SEO dan artikel Google Analytics di page blog Lisda.

Published by Lisda Ikhwantini

Digital Media Specialist and commenter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: