Panik, kucingku melahirkan di rumah! Ini tanda-tanda kucing melahirkan

kucing melahirkan di rumah

Kucingku, Empon-empon melahirkan di rumah! Sebelum dia melahirkan, ada tanda-tandanya tuh.

Tanda-tanda kucing melahirkan:

  1. Gelisah, mondar-mandir enggak karuan. Kadang mengeong-ngeong keras.
  2. Mengikuti saya kesana-sini. Sampai ke toliet juga ditungguin.
  3. Mulai mengendus-endus, mencari tempat tersembunyi.
  4. Menyuruh kita untuk mengikuti kucing yang mau melahirkan itu. Kadang ada kucing yang mau kita temenin sebelum dia melahirkan, tapi ada juga yang ingin sendirian dan ngumpet pas mau melahirkan.
  5. Muntah-muntah dan kadang pupnya encer.
  6. Tidak mau makan, seperti tidak selera. Kadang kucingnya samperin makanan tapi tidak mau makan kalau sudah disodorin.
  7. Napasnya memburu kayak dikejar-kejar sesuatu.

Kalau kucing sudah ada tanda melahirkan begini, siap-siap kardus atau tempat yang nyaman untuk dia melahirkan. Lengkapi dengan perlak dan alasi dengan handuk kering atau pakaian bekas yang hangat untuk bayi kucingnya.

Karena ini pertama kalinya aku punya kucing dan kucingku melahirkan, jadi peristiwa ini membuatku amazing! Aku pantau dia sampai benar-benar melahirkan alias sok jadi dukun beranak. Di bawah ini tahapan kucing melahirkan.

Mau kabur, tapi penasaran. Begini cara kucing melahirkan:

  1. Kucing akan gelisah mencari tempat yang enak buat melahirkan.
  2. Kalau kucing kamu minta ditemani saat melahirkan, temani saja, sambil elus-elus pelan kepalanya.
  3. Kucingku malah jalan-jalan kesana-sini sampai ketuban pertamanya pecah.
  4. Kucing mengejan berulang-ulang. Kalau dia lelah mengejan, dia akan jalan sebentar, lalu mengejan lagi. Begitu terus sampai ada lapisan tipis yang membungkus bayi kucing muncul di lubang lahirnya.
  5. Ketika kucing mau mengeluarkan bayi kucingnya, dia akan mengejan sekuatnya, sampai mulutnya ternganga.
  6. Kucingku melahirkan bayi kucing dari kepalanya duluan yang muncul, waktu kaki bayi kucing muncul duluan, kucingku terengah-engah dengan lidah terjulur seperti anjing.
  7. Aku mencoba membantu mengeluarkan bayinya tapi kucingku menolak, dan kalau bayi kucingnya ditarik pelan, dia tidak mau, mungkin makin sakit rasanya.
  8. Saat bayi kucing sudah lahir dan masih hidup, induk kucing akan menjilati selaput tipis yang membungkus bayi kucing dan normalnya memakan ari-ari dan memutus tali pusarnya, tapi kucingku karena baru pertama melahirkan, dia tidak makan ari-ari dan mamaku yang memutus tali pusarnya menggunakan gunting yang bersih.
  9. Setelah melahirkan, kucing akan langsung lemas. Apalagi kalau kucingnya melahirkan sekaligus tidak ada jeda berjam-jam, seperti kucingku.

Aku sebenarnya geli sih lihat darah, tapi pas kucing melahirkan kemarin darahnya sedikit, yang banyak keluar itu adalah cairan gitu, baunya amis.

Kucingku masih tidak mau makan setelah melahirkan, jadi aku bujuk dia makan snack Meo Creamy Treat, nah dia mau tuh. Sampai 2 hari dia tidak mau makan, maunya hanya snack basah. Oh dompetku… makin tipis guys…

Mau buat Facebook, Instagram dan Youtube ads, tapi bingung? Chat kami sekarang juga, gratis loh!>>

Bayi kucing yang baru lahir ternyata basah ya dan bentuknya tidak seperti kucing. Berikut bentuk bayi kucing dan apa yang dia lakukan setelah dilahirkan:

  • Setelah bayi kucing lahir, normalnya akan dibersihkan oleh induknya dengan cara dijilat sehingga selaput yang menyelimuti bayi kucing itu hilang.
  • Setelah semua badan bayi kucing dijilat, biasanya bayi kucing akan bersuara melengking, matanya masih tertutup rapat, kupingnya menempel ke wajah, dan hidungnya terlihat sangat pesek dan besar, sedangkan wajahnya sangat kecil. Tangan dan kakinya juga sangat mini dan sudah ada cakarnya.
  • Induk kucing akan mengarahkan bayi kucing untuk menyusui di dadanya. Karena kucingku melahirkan 4 bayi kucing tapi hanya 1 yang hidup, jadi dia hanya mengarahkan bayi kucing yang hidup ke dadanya.
  • Bayi kucing akan berusaha mencari puting susu induk kucing dan kalau sudah ketemu langsung dikenyot sekuat tenaga sampai air susunya keluar. Secara naluriah, bayi kucing juga akan memijat-mijat dada induknya agar air susu keluar.
  • Jangan sampai bayi kucing yang baru lahir, kita pegang, bisa jadi induk kucing tidak mau menyusui bayinya karena dianggap bukan anaknya. Pegang bayi kucing dengan sarung tangan untuk amannya.
  • Untuk cek apakah air susu kucing keluar atau tidak, coba pencet puting susu kucingnya dengan pelan sekali. Apakah keluar air susunya atau tidak, itu bisa dilihat. Kalau air susunya tidak keluar, berikan susu kucing Growsy untuk membantu agar bayi kucing tetap bisa minum susu.

Jangan lupa untuk rutin mengganti alas tidur bayi kucing karena ada bau darah, cairan dan susu kucing jadi satu bisa membuat lembab alas tidur.

Nontonin kucing mau melahirkan sampai sesudah melahirkan memang seru juga, walau agak jijik lihat banyak cairan keluar dan baunya amis. Cek artikel kucing lainnya di sini dan cek artikel menarik lainnya dari blog Lisda ya!

Published by Lisda Ikhwantini

Digital Media Specialist and commenter

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

<span>%d</span> bloggers like this: